Senin, 01 Desember 2014

FIKSI MINI : TIDAK ADA BALAS DENDAM



Langit barat Nampak makin merah. Kami masih berdiri di sini menunggu kereta yang tak kunjung tiba. Kami terlambat! Pernikahan Joanne sudah dimulai 2 jam yang lalu. Ya, kami sudah pasti terlambat. Namun, entah mengapa Antoine masih bisa menanyakan hal-hal bodoh yang cukup mengganggu.

“Kamu benar-benar mau berangkat, Yoann? Kamu sudah siap sakit hati?” Tanya Antoine sambil tersenyum penuh kejahilan. Sebenarnya aku tidak peduli dengan pertanyaannya. Apa salahnya datang di pernikahan seorang mantan kekasih? It is seriously fine!

Kereta selanjutnya sudah terlihat dari kejauhan, kami menghela napas panjang tanda kami sangat lega. Antoine kembali menanyakan pertanyaan bodoh sebelum kami memasuki kereta. “Kamu tidak berniat balas dendam kan atas bagaimana dia menyakitimu?”

Aku sudah lelah dengan pertanyaan-pertanyaan bodoh itu, segera aku buka kotak hadiah yang aku bawa. “Baguskan? Kalau aku dendam aku  tak akan memberikan hadiah ini. “ kataku sambil tersenyum sumringah.

“Oh bagus, tapi kenapa Babi?” Tanya Antoine polos.
“Dia suka Buaya.” Jawabku.
“Maksudku kenapa kepala buaya? Apa maksudmu?”

Aku hanya bisa tersenyum sinis, ”Aku hanya ingin menunjukkan padanya, siapakah jati diri calon suaminya itu.  Lihat aku sudah mengukir nama suaminya di Kepala ini. Semoga lekas sampai, sebelum kepala ini busuk.”

BY Cyc

Tidak ada komentar:

Posting Komentar