Ada yang aneh
ketika panggilan itu membangunkan handphoneku. Aneh, karena tak ada
hujan tak ada halilintar yang menyambar-nyambar, dia memanggil. Apa
maksudnya..?
Apakah itu harapan ? atau sekedar tegur sapa formalitas demi sebuah balas budi ? ataukah terbersit niat untuk mengatakan..
Aku sangat cuek. Kau perasa. Aku lebih suka menulis. Kau membaca. Aku suka fiksi. Kau fakta.
Dan ketika aku sayang padamu. Kau belum membalasnya.
Kini ketika aku masih menyayangimu. Kau..? emmm.. entahlah..
Jauh memang.. seakan tidak ada harapan lagi. Wajar, jika orang-orang yang mendengar celotehan konyol ku menertawakanku dengan keras.
Karena mereka tidak tahu isi hati yang sesungguhnya..
yang mereka tahu hanya realita yang terjadi sekarang..
mungkin, kau juga begitu sekarang..
mereka menyanjungmu sebagai keberhasilan..
dan aku kegagalan..
kau pergi..
dan aku perjuangan..
mungkin disana kau sedang diliputi tawa kebahagiaan. Kau juga. Apalagi kau.
Aku bukannya diam disini. Tapi melihat realita yang terjadi, aku menyadari satu hal.

Apakah itu harapan ? atau sekedar tegur sapa formalitas demi sebuah balas budi ? ataukah terbersit niat untuk mengatakan..
Hatiku Masih Terbuka Untukmu sampai Kapanpun..!!Dulu kita sama, bersaing satu sama lain dengan kemampuan kita yang bertolak belakang. Aku lebih tertarik musik. Kau jago menggambar.
Aku sangat cuek. Kau perasa. Aku lebih suka menulis. Kau membaca. Aku suka fiksi. Kau fakta.
Dan ketika aku sayang padamu. Kau belum membalasnya.
Kini ketika aku masih menyayangimu. Kau..? emmm.. entahlah..
Jauh memang.. seakan tidak ada harapan lagi. Wajar, jika orang-orang yang mendengar celotehan konyol ku menertawakanku dengan keras.
Karena mereka tidak tahu isi hati yang sesungguhnya..
yang mereka tahu hanya realita yang terjadi sekarang..
mungkin, kau juga begitu sekarang..
mereka menyanjungmu sebagai keberhasilan..
dan aku kegagalan..
kau pergi..
dan aku perjuangan..
mungkin disana kau sedang diliputi tawa kebahagiaan. Kau juga. Apalagi kau.
Aku bukannya diam disini. Tapi melihat realita yang terjadi, aku menyadari satu hal.
Aku gagal karena aku diam.Itu saja..
dan aku tidak boleh gagal lagi..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar